Press "Enter" to skip to content

Pergelaran Wayang Kulit Pilkada Damai

berantasnews Kediri.

Koramil 20/Ngancar dan Polsek Ngancar serta Kecamatan Ngancar bekerjasama dengan Paguyuban Perangkat Desa se Kecamatan Ngancar menggelar Wayang Kulit Pilkada Damai yang berlangsung di halaman Makoramil Ngancar, usai mengadakan silaturahmi 3 Pilar di rumah kediaman Kepala Desa Sempu.

“Acara ini sudah kami persiapkan satu minggu yang lalu, tujuannya untuk menetralisir segala kepentingan yang merugikan masyarakat melalui hiburan wayang kulit, sekaligus turut melestarikan budaya bangsa sendiri,” kata Kepala Desa Pandantoyo M. Yusron, yang juga sebagai Ketua Panitia Penyelenggara, Jumat 04 Desember 2015.

Pagelaran Wayang kulit semalam suntuk Pilkada Damai tersebut yang dihadiri oleh Kasdim Kediri Mayor Arh Trijaka Ruhiyatna ,Danramil Ngancar Kapten Inf Sutrisno, Danramil Papar Kapten Inf Tafsir ,Kapolsek Ngancar AKP Moh. Ridwan dan Camat Ngancar Ngaseri,SH serta dihadiri sekitar 1.200 masyarakat sekitar, mengambil tema “ Sesanti Lan Memuji Mugi Pilkada Kediri Lumagi Nir Ing Sambekala” dengan lakon “Wahyu Cakraningrat” oleh Ki Dalang Rudi Gareng dari Blitar.

“Menang Ora Umuk Kalah Ora Ngamuk, unen-unen (kata-kata) itu sudah ada sejak dulu oleh orang Jawa Kuno, kalimat tersebut memang singkat ,tapi padat maknanya. Dalam hidup demokrasi yang sebenarnya tidak ada istilah siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi siapa yang terpilih dan tidak terpilih oleh suara mayoritas rakyat.

Pada dasarnya yang menang adalah rakyat apabila Pilkada berlangsung damai, tetapi rakyat akan kalah apabila Pilkada berlangsung kisruh (kacau),” kata Mayor Arh Trijaka Ruhiyatna usai mendapatkan gulungan wayang sebagai tanda akan dilangsungkannya pagelaran wayang kulit semalam suntuk. (B-o1)