Press "Enter" to skip to content

GERAKAN TANAM PADI MENUJU SWASEMBADA PANGAN

berantasnews Kediri.

Swasembada Pangan wajib dan mutlak harus tercapai. Bagi Kodim 0809/Kediri tidak hanya predikat semata swasembada pangan menjadi prioritas di Kota dan Kabupaten Kediri ,tetapi konsep dasar yang sudah ada sejak dari awal sampai saat ini.

“Negara kita adalah negara agraria, tidak logis kalau negara agraria justru masih menggantungkan produk-produk pangan dari negara lain. Optimisme harus sudah tertanam dalam pikiran para petani di Kediri, bukan sekedar tekad saja, tetapi pemanfaatan bantuan dari Pemerintah seefektif dan seefesien mungkin, hingga akhirnya Kediri bisa bangkit menjadi daerah produksi pangan yang mampu mengayomi daerah lain” kata Dandim Kediri Letkol Inf Purnomosidi, saat ditengah-tengah para petani di Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri, Senin 07 Desember 2015.

Dandim Kediri Letkol Purnomosidi, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Drs.H.M.Sulkani dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Imam Widodo Santoso serta Danramil Purwoasri Kapten Inf M.Yunus bersama-sama menanam padi diatas lahan seluas 5,5 hektar itu secara sporadis bersama para petani di Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri.

“Kita semua berharap, dengan support dari Kodim Kediri, peningkatan produksi pertanian ,khususnya Padi di Kediri, bisa menjadi tolok ukur, suksesnya program swasembada pangan. Tetapi jangan sampai lengah, iklim bisa mengganggu sewaktu-waktu, penyakit tanaman bisa datang tanpa diundang, semua permasalahan pasti ada solusinya” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Imam Widodo Santoso.

 

Sebagaimana dilansir oleh salah satu stasiun televisi lokal jawa timur, lahan seluas 5,5 hektar tersebut diperkirakan mampu menembus hasil produksi Gabah Kering Panen (GKP) sebesar 46,75 ton atau rata-rata 8,5 ton per hektar, lahan pertanian di desa woromarto memiliki potensi yang cukup besar, ditunjang dengan pasokan air yang cukup baik.  (B-01)