Press "Enter" to skip to content

Presiden Jokowi Resmi Lantik 10 Duta Besar RI Negara Sahabat

berantasnews Jakarta

Presiden Joko Widodo mengambil sumpah jabatan 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Negara-Negara sahabat. Mereka langsung ditetapkan sebagai Duta Besar sejak hari ini, di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu.(23/12/2015).

Presiden Jokowi, Sebelum saya mengambil sumpah, terlebih dahulu bertanya kepada saudara-saudara. “Bersediakan saudara-saudara diambil sumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing?,” Tuturnya, dan serentak 10 Duta Besar yang di lantik menjawab bersedia. Setelah itu sumpah dibacakan Presiden Jokowi dan diikuti para Duta Besar. Berikut isi sumpah jabatan tersebut:

Bahwa saya untuk diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh, langsung atau pun tak langsung, dengan nama atau dalih apa pun tidak memberikan sesuatu bagi siapa pun juga.

Bahwa saya untuk melakukan atau tidak melakukan tidak menerima dari siapa pun juga langsung atau pun tak langsung sesuatu janji atau pemberian. Bahwa saya akan lakukan dengan setia segala perintah yang dilakukan Pemerintah Pusat dan saya akan penuhi dengan setia segala kewajiban dan lain-lain yang ditanggungkan kepada saya oleh Jabatan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh.

Sepuluh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk negara sahabat diangkat berdasarkan Keppres No. 138/P/2015. Seusai mengucap sumpah jabatan, mereka secara bergantian menandatangani berita acara.

Adapun para Duta Besar itu adalah:

  1. Gusti Agung Wesakapuja sebagai Duta Besar untuk Kerajaan Belanda dan Organization for the Prohibition of Chemical Weapons yang berkedudukan di Den Haag.
  2. Marsekal Madya (Purn) Muhammad Basri Sidehabi sebagai Duta Besar Qatar yang berkedudukan di Doha.
  3. Marsekal Madya TNI (Purn) Budhy Santoso sebagai Duta Besar Republik Panama merangkap Honduras, Kosta Rika, dan Nikaragua berkedudukan di Panama City.
  4. Masyur Pangeran sebagai Duta Besar Senegal merangkap Cago Verde, Republik Gambia, Republik Guinea Bissau, Republik Mali, Republik Pantai Gading, dan Republik Sierra Leone berkedudukan Dakar.
  5. Musthofa Taufik Abdul Latif sebagai Duta Besar Kesultanan Oman berkedudukan di Muscat.
  6.  Raden Bagas Hapsoro sebagai Duta Besar Kerajaan Swedia merangkap Latvia, berkedudukan di Stockholm.
  7.  I Gede Ngurah Swajaya sebagai Duta Besar Singapura berkedudukan di Singapura.
  8.  Rizal Sukma sebagai Duta Besar Kerajaan Inggris merangkap Irlandia dan International Maritime Organization berkedudukan di London.
  9.   Ibnu Hadi sebagai Duta Besar Republik Sosialis Vietnam berkedudukan di Hanoi.
  10.  Dian Triansyah Djani sebagai Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB dan Organisasi Internasional lainnya di New York, berkedudukan di New  York.

Dalam Acara pelantikan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla serta jajaran Pimpinan Lembaga Negara. Antara lain, Plt Ketua DPR RI Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Agus Hermanto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Menteri Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Fery Mursyidan Baldan dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.(Ray,Mhd,Abenk).