Press "Enter" to skip to content

Percepatan Infrastruktur Jalan, Presiden Jokowi Sudah Bangun 132,35 Km Jalan Tol,

berantasnews Jakarta

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, mengatakan, sejak dilantik pada 20 Oktober 2014 hingga Oktober 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berhasil membangun ratusan kilometer (km) jalan tol di seluruh Indonesia. Sekitar 132,35 km diantaranya bahkan sudah beroperasi.

“Dari Oktober 2014 hingga Oktober 2015, tambahan ruas yang sudah beroperasi adalah sepanjang 132,35 km, disumbang oleh, Jalan Tol Gempol-Pandaan‎ 12,05 km, Jalan Tol Porong-Gempol 3,55 km, dan Cikampek-Palimanan 116,75 km,” ujar Herry, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, belum lama ini.

Selain itu, sambungnya, ada penambahan pula panjang jalan tol yang saat ini sedang dalam masa konstruksi sepanjang 66,11 Km terdiri dari Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 6,1 km, Tol Balikpapan-Samarinda 11,09 km, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan sepanjang 11 km, dan Ngawi-Kertosono 37,51 km.

Dengan tambahan itu, maka panjang ruas jalan tol tanggung jawab pemerintah yang berstatus konstruksi atau dalam masa pekerjaan menjadi sepanjang 72,46 km‎.

Lalu ada pula, penambahan panjang ruas konstruksi sepanjang 508,39 km yang menjadi tanggung jawab pihak swasta.‎ Dengan demikian maka panjang ruas jalan tol tanggungjawab pihak swasta yang sedang dalam proses pembangunan adalah 701,26 km.

“Seluruhnya ditargetkan selesai dan beroperasi di 2019,” pungkas dia.

Seperti diketahui, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menenga‎h Nasional 2014-2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan bisa membangun 1.000 km jalan tol baru. Rencana tersebut akan didukung dengan berbagai langkah percepatan baik dari pekerjaan fisik mapun dari sisi regulasi. (TB/WP/MHD)