Press "Enter" to skip to content

Kapolri Refleksi Akhir Tahun 2015

berantasnews, Jakarta

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam refleksi akhir tahun 2015 bersama media massa baik itu media cetak, TV dan online menegaskan akan meningkatkan pengawasan Bandar Udara, Pelabuhan maupun jalur-jalur tikus yang sering menjadi jalur masuk narkoba.

Sepanjang Tahun 2015 ini, tersangka narkoba meningkat 70,6 persen yakni 42.907 tersangkan, jika dibanding Tahun 2014 yakni 25.151 tersangka.

“Kelompok jaringan narkoba sudah dipetakan tahun ini sebanyak 2.449 kelompok dengan pengungkapan penyidikan kasus narkoba berjumlah 11.147 kasus,” ujar Badrodin di Mabes Polri, Selasa (29/12/2015).

Kapolri menjelaskan barang bukti yang berhasil diamankan yakni uang senilai Rp764.298.191, sabu 561.080.415 Kg, ekstasi 108.368 butir, ganja kering 10.960,55 kilogram, ganja basah 24.004 batang, ladang ganja 499 hektar, DOC/CC4 93.507 butir, heroin 0,97 kilogram dan kokain 0,58 kilogram.

“Peredaran narkoba sangat membahayakan bangsa Indonesia terutamagenerasi muda, Polri berupaya menyelamatkan generasi muda dari ancamannarkoba dari dalam maupun dari jaringan internasional,” beber Badrodin.

Kendati demikian diakuinya Polri tidak bisa bekerja secara maksimal tanpa bantuan dari masyarakat.
“Kualitas pelayanan publik juga akan ditingkatkan ditingkatkan. Menjaga ketertiban dan keamanan adalah tugas kita bersama. Bantuan masyarakat dalam deteksi dini dan peran masyarakat kita tingkatakan,” ujarnya.

Selain itu Badrodin menegaskan akan meningkatkan kesadaran hukum baik itu institusi maupun terhadap masyarakat.

“Tumbuh kembangkan kesadaran hukum, kita hindari kegiatan yang merugikan. Mari jalani pergantian tahun dengan sederhana dan secara wajar,” pungkas Badrodin.(Sr)