Press "Enter" to skip to content

DirKrimSus Mabes Polri : Hati-Hati Terhadap Bisnis Online Yang Sedang Marak Saat ini

berantasnews,,Jakarta
Dirkrimsus Mabes Polri Brigjen Bambang Waskita memberikan tips kehati-hatian terhadap bisnis online yang marak saat ini. Bisnis online itu kata Bambang, hampir sama dengan bisnis offline, untuk bisa berhasil perlu kerja keras dan cerdas secara konsisten dan persisten, yang membedakan adalah medianya. Dasar pengetahuan yang memadai dan juga modal materiil juga menjadi faktor penting dalam menjalankan sebuah bisnis online. So, kalau ada bisnis online yang bisa menghasilkan puluhan juta sampai ratusan juta perbulan hanya dengan menjalankan software tanpa mengerti tentang dasar bisnis online, tanpa kerja keras, tanpa ribet, siapa yang tidak mau melakukan bisnis online ini? Semua orang pasti mau!

Sayangnya, bisnis seperti ini tidak pernah ada, kecuali dalam dunia khayalan hehehe. Bisa saya katakan si pembuat sales letter adalah seorang SCAMMER atau PENIPU.

Penipuan Berkedok Bisnis Online

Pengguna internet yang semakin meningkat ternyata membuka kesempatan yang lebih besar bagi para penipu online untuk mendapatkan uang dari internet. Ada banyak sekali pengguna internet yang mencari peluang bisnis online, dan ini memberikan ide bagi para scammer untuk meraup keuntungan.

Ada banyak modus penipuan di dunia maya, mulai dari toko online hingga penawaran bisnis online. Tapi menurut saya yang paling memprihatinkan itu adalah penipuan berkedok bisnis online. Sudah banyak orang yang terjebak di dalamnya tapi tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Bahkan ketika diingatkan, si korban malah tetap yakin bahwa bisnis ‘cepat kaya’ yang sedang dijalankannya bukanlah SCAM.

Bagi teman-teman yang ingin memulai bisnis online, sebaiknya Anda lebih kritis dalam membaca sebuah sales letter. Bahasa marketing seringkali menghanyutkan dan bisamempengaruhi emosi sehingga kita terjerumus dalam bisnis online yang tidak jelas dan merugikan. Sebaiknya kita pelajari dulu bisnis apa yang ditawarkan oleh seseorang, jangan mudah terpedaya dengan iming-iming penghasilan besar dengan cepat dari bisnis online yang Anda sendiri bahkan belum mengerti.

Apa Ciri-Ciri Bisnis Online Penipuan

Penipuan berkedok bisnis online bisa tersamar dengan sangat baik, bahkan orang yang sudah sering bermain internet mungkin tidak sadar bahwa dia sedang tertipu. Bagi Anda yang ingin berbisnis online dan tidak ingin terjebak dengan bisnis yang merugikan, maka Anda harus mengetahui beberapa ciri-ciri SCAM berkedok bisnis online. Bila Anda menemukan salah satu ciri-ciri seperti yang disebutkan di bawah ini, maka Anda harus WASPADA.

1. Money Game – Produk Yang Ditawarkan Tidak Jelas

Money game adalah model bisnis yang tidak punya produk untuk dijual. Model bisnis ini biasanya disamarkan dengan sistem MLM atau Multi Level Marketing, sayangnya produk yang mau dijual sama sekali tidak ada. Untuk menjalankan bisnis money game, kita harus bersedia menginvestasikan modal dengan jumlah tertentu, dan kita hanya akan diberikan komisi jika kita merekrut member baru, tidak perlu menjual apapun. Jadi sistemnya member get member untuk mendapatkan komisi. Mereka yang join lebih dulu akan mendapatkan keuntungan besar, tapi mereka yang bergabung belakangan hanya bisa gigit jari.

Sangat berbeda dengan bisnis MLM yang sebenarnya. Bisnis MLM yang baik pasti punya produk yang ingin dipasarkan, memiliki sistem jaringan yang baik, sistem pembagian komisi yang jelas dan menguntungkan, dan lain-lain. Tentunya juga harus memiliki surat ijin usaha yang jelas.

2. Pengelolanya Tidak Jelas

Jika sebuah penawaran bisnis online tidak jelas siapa pengelolanya, sebaiknya Anda tidak usah ikut bergabung dengan bisnis tersebut. Identitas pemilik bisnis online sudah seharusnya diperlihatkan kepada orang lain atau calon member karena ini menyangkut kejujuran dari si pemilik bisnis. Identitas ini antara lain adalah nama pengelola websitenya, nama organisasinya, alamat, nomor telepon, dan informasi pendukung lainnya. Jangan pernah menerima penawaran bisnis online dari orang yang tidak jelas identitasnya, kemungkinan besar dia bisa menipu Anda.

3. Bahasa Marketing Yang Terlalu Berlebihan/ Bombastis

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, berhati-hatilah dengan bahasa marketing dalam sebuah sales letter penawaran bisnis online. Ada banyak penawaran bisnis online yang mengklaim bahwa metode bisnis mereka akan memberikan Anda penghasilan melimpah dalam waktu singkat, hanya dengan menjalankan software, tanpa dasar pengetahuan yang baik, dan hebatnya tanpa harus kerja keras.

Mereka juga sering menambahkah testimonial dari para membernya yang mengatakan bahwa mereka semua sudah berhasil. Saya yakin testimonial ini palsu. Intinya, jika Anda sudah mulai menemukan kata-kata yang berlebihan dalam sebuah penawaran bisnis, maka sudah sepatutnya Anda berhati-hati dan lebih teliti dalam menelaah informasi yang akan Anda baca selanjutnya.

Bahasa marketing memang dibuat untuk merayu dan membujuk orang lain, itu wajar. Tapi bila sudah berlebihan dan menjanjikan kekayaan berlimpah dalam waktu singkat, tanpa dasar ilmu yang kuat, dan tanpa susah payah pula, maka Anda sebaiknya segera menutup halaman website tersebut, itu Scam!

4. Sangat Sedikit Atau Bahkan Tidak Ada Yang Merekomendasikan

Sebelum kita memutuskan untuk bergabung dalam sebuah jenis bisnis online, sebaiknya Anda mengumpulkan informasi mengenai bisnis yang akan Anda ikuti. Pertimbangkan juga untuk bertanya atau berkonsultasi pada orang yang punya pengalaman dalam bisnis internet.Rekomendasi dari mereka yang punya kompetensi di bidang bisnis online adalah sesuatu yang sangat penting untuk kita perhatikan.

Jika bisnis online tersebut sangat sedikit yang merekomendasikan, atau bahkan sama sekali tidak ada yang merekomendasikan, maka jangan pernah berpikir untuk bergabung dan menjalankannya. Rekomendasi dari orang lain, apalagi mereka yang sudah berpengalaman di bisnis online, adalah sebuah sinyal apakah bisnis tersebut baik atau tidak untuk Anda jalankan.

Menjadi diri sendiri dan melakukan bisnis dengan cara sendiri memang baik, tapi belajar dari pengalaman orang lain akan sangat berguna dalam membangun bisnis online yang lebih berhasil. Saya mengutip pesan bang napi, “Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat si pelaku, tapi juga karena ada kesempatan… waspadalah, waspadalah”. Semoga artikel ini bisa membantu teman-teman terhindar dari penipuan berkedok bisnis online.(Sri S)