Press "Enter" to skip to content

Bom Sarinah ‘Pukul’ Pengusaha Hotel

berantasnews, Jakarta.
Ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat tak hanya berdampak negatif terhadap bisnis travel, tapi juga terhadap bisnis perhotelan.
Pengusaha mengeluhkan ledakan ini membuat pemesanan ruangan hotel untuk acara pun dibatalkan.
“Pasti ada dampaknya. Enggak usah ngomongin tamu, yang seharusnya ada event malam ini pun harus di-reschedule,” kata Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, ketika dihubungiVIVA.co.id, di Jakarta, Kamis, 14 Januari 2016.
Hariyadi mengatakan, peristiwa yang terjadi pada siang hari itu memukul dua sektor, yaitu sektor ritel dan pariwisata, di mana hotel termasuk ke dalam sektor pariwisata. Menurutnya, pesanan yang dibatalkan itu adalah pemesanan ruangan untuk hari ini di hotel-hotel Jakarta.
“Yang paling banyak cancel itu hari ini. Kalau besok, belum ada pembatalan ruangan. Soalnya orang masih simpang siur pemberitaannya. Itu (ramai) di sosial media, padahal kejadiannya hanya di Thamrin,” katanya menambahkan.
Hariyadi mengaku, belum tahu berapa kerugian yang diderita perhotelan akibat ledakan di Sarinah, Thamrin. Enggaktahu kerugiannya. Itu dilihat dari masing-masing event. Ada event yang besar dan yang kecil. Tapi, kami yakini efek teror bom ini bersifat sementara.(BN)