Press "Enter" to skip to content

Putra Menteri Susi Meninggal, Kena Serangan Jantung saat Tidur

Amerika, berantasnews.com
PUTRA kandung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Panji Hilmansyah meninggal dunia. Senin 18/1. – 09: 26.WIB Diduga Panji Hilmasnyah menderita penyakit jantung.

Putra sulung Susi Pudjiastuti tersebut dikabarkan meninggal dunia saat tertidur di apartemennya di Amerika Serikat. Dugaan kuat Panji Hilmansyah yang baru berusia 31 tahun menderita penyakit jantung atau mengalami serangan jantung saat tidur.

Tetapi, benarkah serangan jantung bisa datang saat kita tertidur. Sebagaimana dikutip dari Livestrong, serangan jantung dapat datang kapan saja, termasuk ketika seseorang tertidur.

Dalam kebanyakan kasus, seseorang akan terbangun karena merasakan sakit sebagai gejala serangan jantung. Gejala seperti apa? Berikut gejala-gejala serangan jantung saat tidur seperti dikutip Livestrong, Senin (18/1/2016).

Bangun dengan detak jantung cepat atau tidak teratur dapat menjadi gejala serangan jantung atau penyakit jantung koroner. Jika detak jantung Anda tidak teratur selama lebih dari lima menit, segera meminta pertolongan medis.

Cleveland Clinic menunjukkan, seseorang yang mengeluh mengalami gangguan tidur mengalami serangan jantung atau disebut infark miokard. Sulit tidur yang dialami biasanya sering terjadi sebulan sebelum mengalami serangan jantung. Gejala ini juga dilengkapi dengan sering merasa lelah di siang hari.

Keringat dingin di malam hari

Bangun dengan keringat dingin di malam hari juga dapat menjadi gejala serangan jantung. Banyak serangan jantung terjadi saat bangun tidur karena pelepasan biokimia ke dalam aliran darah sebagai pertanda tubuh siap bereaksi. Namun, berkeringat saat tidur tidak selalu menunjukkan masalah pada jantung, tapi tetap perlu diwaspadai.

Nyeri atau sakit di dada menjadi gejala yang paling mudah dikenali dari serangan jantung. Sesak napas dan sakit luar biasa di dada sesaat bangun tidur menjadi gejala yang paling sering terjadi.

Beberapa pasien yang mengalami serangan jantung sesaat terbangun mengaku merasa sakit pada lengan, leher, perut dan punggung. Menurut National Heart Lung and Blood Institute, gejala seperti itu datang dan pergi, serta disertai nyeri saat jantung berdenyut. (BN)