Press "Enter" to skip to content

Upacara HUT RI KE 72 Kabupaten Tanjabtim Berjalan Lancar Dan Hikmah

Tanjabtim, Jambi – Peringatan HUT RI ke – 72 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (17/8) pagi, berjalan khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penyerahan duplikat bendera pusaka hingga penaikannya di lapangan kantor bupati berjalan lancar.

Usai acara pokok, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah veteran dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi. Salah satu PNS itu terlihat Asisten I Sutjipto yang telah mengabdi lebih dari 30 tahun.

Acara juga diisi dengan penyerahan bantuan dari PT Petrochina Jabung Ltd berupa satu unit mobil perpustakaan keliling lengkap. Penyerahan langsung oleh Marike, Vice Presiden Petrochina, disaksikan utusan SKK Migas.
Cm

Bupati Romi bersama Suhaili, staf yang dianggapnya seperti sahabat.
Atas bantuan ini Bupati Romi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Petrochina terhadap pengembangan SDM masyarakat Tanjabtim, terutama dalam kaitan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelarungan bunga di Sungai Batanghari. Jika biasanya acara ini dilangsungkan di Pelabuhan Muarasabak, kali ini dilaksanakan di Pelabuhan Unit III Petrochina tepat di sebelah Jembatan Muarasabak.

Meski upacara tetap dilakukan di atas pelabuhan Petrochina, pelarungan sendiri dilakukan di tengah sungai menggunakan kapal.

Usai acara, Bupati Romi Hariyanto menjelaskan bahwa peringatan HUT RI penting untuk diresapi maknanya. Jangan hanya dianggap sebagai keharusan melaksanakan acara seremoni belaka. Kandungan makna peringatan HUT RI harus terus dijiwai sebagai buah perjuangan yang sangat berat. Hal ini penting agar generasi penerus memahami arti perjuangan para pendahulu bangsa.

“Kita sama-sama belajarlah,memaknai kemerdekaan ini. Menghargai pengorbanan para pendahulu kita dengan lebih serius menjalankan kewajiban kita masing – masing,” kata Romi.

Romi berharap Kabupaten Tanjabtim kedepan bisa lebih mandiri dan kompetitif. “Semua kita punya peran, mulai pelajar, petani, pedagang, budayawan, ulama, aparatur dan bahkan kami selaku kepala daerah,”tandasnya.