Press "Enter" to skip to content

Wartawan Nasional Sinar Pagi Baru Dipukul Security Bupati Kotabaru Kalsel

Kotabaru – Sekitar pukul 10.35 wita kamis 31 – 8 2017 jurnalistik spb menghampiri security BUPATI / M. Ali meminta ijin kepadanya agar supaya bisa segera masuk menemui Bupati terkait permasalahan dugaan IJASAH PALSU yang di demo depan kantor bupati & begeser ke kantor DPRD Kab. Kotabaru Kalsel.

Pendemo aksi damai tersebut adalah gerakan 308 KAPAK jilid 111, isi tuntutan mereka terdiri dari 11 item. Salah satu dari tuntutan itu adalah IJASAH PALSU Bupati kotabaru kalsel, H. Sayed Jafar dari proses penyelidikan ke penyidikan. “Sy menyampaikan kepada security M. Ali, kalau diantara 11 item yang di demo oleh Organisasi KAPAK yang salah satunya adalah diduga bupati H. Sayed Jafar menggunakan IJASAH PALSU. Sehingga seluruh masyarakat kabupaten kotabaru kalsel menduga bahwa kita dipimpin oleh seorang yang tidak benar ( penipu ),M. Ali menjawab kepada media spb kalau dia pengin menyampaikan kepada ajudan / Taufik. Lalu sy begegas ke ATM menarik duit Rp 100.000 utk mengisi pulsa paket yg sy miliki,” ucap Yusup

Ia melanjutkan, “kemudian saya mendatangi security / M. Ali kembali, tak lama kemudian ajudannya bupati datang menghampiri saya sembari merangkul / memeluk dan membisiki sy kalau bupatinya sedang meeting. Utk itu sementara ini nggak bisa ditemui, kalau pk yusuf mau konfirmasi beliau menyampaikan kepada ulun agar bisa datang ke ktr bupati aja, namun ecara tiba tiba security bupati meninju dipipi kiri atas saya ( M.Yusup ), lewat telinga kanan pak taufik ajudan bupati.
Pelukan tersebut belum sempat dilepas ajudan tiba tiba security meninju pipi kiri media nasional yg sedang dirangkul ( dipeluk ) pak taufik ajudan bupati. M. Yusuf yg terkena tinjunya security nggak bisa berbuat apa apa, dikarenakan masih dalam pelukan ajudan, sehingga sy bersuara nggak seperti itu kalau jantan. Seharusnya dari tadi sebelum ajudan datang dan memeluk saya,” ujar Yusup
“Selanjutnya Pak Taufik menegur security kenapa sampeyan memukul wartawan, khan sy tidak menyuruh anda memukulnya,”

Atas kejadian tersebut, Taufik ajudan Bupati mengatakan, “bahwa sy akan memfasilitasi agar segera melaporkan ke polres kabupaten kotabaru kalsel,” ucap Taufik. ( M. Yusuf spb )