Press "Enter" to skip to content

Kronologi Tewasnya Supporter Timnas Indonesia Terkena Petasan Roket

Bekasi – Akhir hidup Catur Yulianto (32) memang mengenaskan. Pasalnya, dia malah ‘bertemu’ ajal saat sedang menyaksikan pertandingan laga persahabatan antara Timnas Indonesia senior melawan Timnas Fiji di Stadion Patriot Chandrabraga, Kota Bekasi.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing menjelaskan kronologi kejadian atas tewasnya supporter Timnas Indonesia di Stadion Patriot Chandrabraga Kota Bekasi tersebut.

“Setelah Pluit panjang pertandingan selesai pukul 6 sore, terjadi pembakaran rocker flare di kursi sektor 2 D tribun selatan. Karena dikeluhkan oleh supporter lain, kemudian api berhasil dipadamkan,” kata Kompol Erna kepada Kriminalitas.com, Minggu (3/9/2017).

Selang waktu 5 menit, saksi dari Anggota kepolisian bernama Aiptu Deni Hermansyah melihat kilatan api yang berasal dari tribun selatan sektor 2 D meluncur k earah kursi Catur di tribun timur.

Diduga, kilatan api tersebut merupakan petasan roket yang dibawa salah satu supporter.

“Begitu terkena ledakan, korban langsung dilarikan ke RS Mitra menggunakan Ambulance milik TNI AD untuk diberikan pertolongan,” ujanya.

Nahas, nyawa korban ternyata sudah ‘melayang’ saat diperjalanan menuju RS Mitra Keluarga Bekasi Kota.

“Setiba di rumah sakit, dokter jaga menyatakan korban telah meninggal dunia saat perjalanan,” tandasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi di antaranya keluarga korban yang ikut menyaksikan pertandingan sepakbola laga Timnas Indonesia melawan Timnas Fiji di Stadion Patriot Chandrabraga Kota Bekasi.

Insiden kematian Catur pun menjadi tanggungjawab PSSI, seluruh biaya pemakaman pun sudah ditanggung oleh persatuan sepakbola tersebut.