Press "Enter" to skip to content

Dampak Kemarau Panjang, Kebutuhan MCK Warga Desa Jatireja Gunakan Air Kali

Bekasi – Dampak dari kemarau panjang kini warga Kampung Pamahan RT001/06, RT002/05, dan RT003/06 Dusun lll Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur untuk mandi cuci dan kakus (MCK) terpaksa menggunakan air kali dari saluran yang mengalir dilingkungan permukiman warga. Pasalnya, Sanyo dan JetPump warga sudah tidak bisa menyedot air, sekalipun mengeluarkan air itu harus diatas jam 10.00 malam itu pun airnya kecil.

Dengan rasa khawatir warga pun terpaksa memanfaatkan air dari kali irigasi yang ada disamping SDN Jatireja 02 untuk kebutuhan MCK dengan cara memasang pipa yang dialirkan langsung ke masing-masing rumah warga.

”Dulu sanyo dan Jetpump itu airnya banyak, sekarang warga kami sudah menyedot air dari irigasi, sekalipun yang punya Jetpump, itu baru ada air diatas jam 10.00 malam, itu pun airnya kecil, ya saat ini warga Kampung Pamahan Dusun lll untuk MCK menggunakan air kali irigasi terkadang habis mandi badan gatal-gatal ,” ungkap Budi Ketua RT001/06 Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur Senin (11/09) di Desa Jatireja.

Dijelaskan RT Budi, dengan adanya bak penampungan air yang dibuat Kades Jatireja sangat membantu sekali. Jadi air bisa ditampung terlebih dahulu baru warga memasang pipa dari bak penampungan dialirkan langsung ke rumah masing-masing.

”Kades dan warga sudah membuat bak penampungan air, tapi itu bukan solusi, kami mohon kepada pihak PDAM milik Pemkab. Bekasi bisa segera memasang jaringan pipa PDAM ke rumah warga,” tuturnya Senin (11/09) lalu di Kantor Desa Jatireja.

Budi menjelaskan, dengan sudah tertanamnya pipa PDAM disepanjang jalan Desa Jatireja dirinya bersama warga sangat berharap segera ada pemasangan jaringan pipa PDAM ke masyarakat, karena memang warga sangat membutuhkan air bersih.

”Pipa PDAM kan sudah lama terpasang ini kapan bisa direalisasikan untuk pemasangan jaringan ke warga, jadi sampai saat ini belum ada sosialisasi kapan akan ada pemasangan jaringan pipa ke rumah warga, jadi warga saya mau daftarnya kemana, administrasinya berapa, warga selalu ngeluh masalah kebutuhan air bersih, saya juga tidak bisa jawab, karena memang belum ada informasi apa-apa,” tegasnya.

Ditempat berbeda, Ganda Saputra Kades Jatireja saat dikonfirmasi berantasnews terkait warga Kampung Pamahan Dusun lll yang saat ini untuk kebutuhan MCK menggunakan air kali irigasi menjelaskan, pembuatan bak penampungan air yang sekarang digunakan warga itu hanya sementara.

”Saat ini saya terus koordinasi dengan pihak PDAM, dan petugas dari PDAM sudah meminta surat pengajuan se-Kecamatan Cikarang Timur yaitu 7 Desa dan 1 Kelurahan, untuk segera diajukan ke Pemkab. Bekasi. Saya berharap pihak PDAM agar segera melakukan sosialisasi ke masyarakat agar bisa segera mendaftar, karena saat ini warga Desa Jatireja khususnya warga Kampung Pamahan di Dusun lll sangat membutuhkan air bersih,” pungkasnya, Selasa (12/09) lalu dikediamannya.

Sementara itu Camat Cikarang Timur Ani Gustini, saat dikonfirmasi terkait warga Pamahan yang saat ini untuk kebutuhan MCK menggunakan air saluran yang ada disekitar pemukiman warga mengatakan, dirinya akan segera meninjau langsung kelapangan.

“Kita akan segera ninjau langsung kelapangan, dan koordinasi dengan pihak PDAM agar segera ada solusinya,” singkatnya Kamis (12/09) melalui akun WastAppnya. (sr)