Press "Enter" to skip to content

Jalan Tak Lagi Macet Saat Hari Pasaran Tegalgubug, Masyarakat Apresiasi Polsek Arjawinangun Berhasil Atur Pedagang

Cirebonn – Pasar induk sandang Tegalgubug Kecamatan Arjawinangun adalah salah satu pasar tradisional yang terbesar bahkan di klaim juga terbesar se-Asia Tenggara dengan luas lebih dari 30 hektar dan uniknya pasar ini beroperasi seminggu hanya 2 kali saja yakni di hari selasa dan sabtu.

Meskipun hanya beroperasi 2 kali dalam seminggu, pasar Tegalgubug ini kalau pas hari pasaran di cap sebagai biang kemacetan di jalan pantura Cirebon. Ini dikarenakan jumlah pengunjung di hari pasaran sangat banyak otomatis para pengunjung pada berlalu – lalang menyebrang jalan dan diperparah dengan para pedang nakal nekat berjualan di trotoar bahkan sampai melebar ke bahu jalan. Selain itu juga kondisinya tambah semrawut dengan para angkot, bus, metromini, dan becak yang kerap parkir sembarangan.

Akan tetapi, kondisi saat ini jalur pantura pasar induk Tegalgubug yang terkenal biang kemacetan sekarang arus lalu lintas kendaraan saat hari pasaran tidak lagi macet, karena berkat kerja keras anggota Polsek Arjawinangun jalan Pasar Tegalgubug lancar tanpa adanya kemacetan, dan kondisi ini akan di pertahankan.

Kapolsek Arjawinangun AKP Drs. Didi Suwardi mendapat banyak sambutan terima kasih atas semangat dan kesungguhan para anggota yang memiliki dedikasi yang sangat tinggi atas apa yang telah diutamakan oleh karena itu arus lalulintas lancar dan tidak ada lagi kemacetan, karena para pedagang bahu jalan sudah mau ditertibkan dan sudah banyak yang mengerti. (HERI)