Press "Enter" to skip to content

Diwilayah Kec. Cikarang Timur, Sudah Delapan Bulan Siswa SD Belajar Sambil Lonjoran

Bekasi – Sejak tahun ajaran baru 2017, sisawa Kelas Vl SDN Cipayung 03 Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi yang sejatinya tidak jauh dari tempat tinggal Bupati Bekasi dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin masih ada siswa SD yang belajar sambil lonjoran dilantai karena tidak ada kursi dan meja belajar.

Para siswa nampaknya sulit fokus dalam belajar, terlihat ada yang sambil duduk, bahkan ada yang sambil tiduran menikmati dinginnya lantai keramik sehingga matanya nampak sayu menahan rasa ngantuk.

Dikatakan Warta Suryatna, S.Pd. selaku Kasek SDN Cipayung 03, dirinya sudah merasa kebingungan dengan belum adanya realisasi usulan kursi dan meja belajar, padahal usulan dalam bentuk Proposal sudah cukup lama sejak tahun 2015. tapi hingga tahun 2017 ini belum ada realisasi. Bahkan kondisi siswa yang belajar dilantai pun sudah diketahui oleh Dinas Pendidikan Kab. Bekasi.

”Saya hanya dijanjikan saja oleh bagian sarana dan prasarana Dinas Pendidikan, padahal dari Dinas Pendidikan sudah datang dan melihat langsung kondisi belajar mengajar siswa Kelas Vl, janjinya akan dikirim kursi dan meja belajar akhir September 2017 ini,” ucapnya dengan nada kesal.

Dijelaskan Warta, dirinya mendapatkan informasi kalau sekolah lain (SD) di Cikarang Timur itu sudah ada yang dikirim kursi dan meja belajar, apakah usulannya tidak masuk sekala prioritas di APBD murni atau nanti di anggaran akhir tahun 2017 (ABT).

”Jadi usulan saya dalam bentuk Proposal untuk mebel tahun 2017 ini apa ada realisasi atau tidak saya tidak tahu, tapi sudah saya sampaikan juga ke UPTD, mohon dibantu supaya kursi dan meja belajar segera dikirim, jadi siswa kelas Vl sebanyak 54 siswa, satu kelas sebanyak 27 siswa, jadi sudah delapan bulan siswa Kelas Vl belajar sambil lonjoran,” keluhnya kepada berantasnews Senin 18/09/2017 dikantornya. (sr)