Press "Enter" to skip to content

Irjen Setyo Wasisto : Penyebaran Berita Bohong, Merupakan Hal Yang Sangat Tidak Pantas

Jakarta – Polri masih melakukan penelusuran terhadap pelaku penyebar berita bohong atau hoax tentang meletusnya Gunung Agung, Bali, beberapa saat yang lalu.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, pihaknya masih melakukan forensik digital terhadap pelaku.

Ya kita sedang profiling. Kita sedang cari moga-moga jejak digitalnya masih terlacak oleh kita,” ujar Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).

Menurut Setyo, penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh pelaku merupakan hal yang sangat tidak pantas.

Dia mengimbau masyarakat yang mendapatkan info tersebut untuk tidak langsung menyebarkannya. “Tolong jangan mencet (sebar) dulu baru pikir. Tapi pikir dulu baru mencet. Jadi penting juga nih.

Rekan-rekan jangan mencet dulu baru mikir, eh salah nih. Tapi pikir dulu cocok gak baru pencet,” tambah Setyo.

Menurutnya masyarakat harus mempertimbangkan tiga aspek dalam menyebarkan informasi di dunia maya terlebih yang berhubungan dengan bencana alam seperti aktivitas Gunung Agung.

“Ya imbauannya kalau kita berinternet tolong tiga hal yang pertama adalah logika, etika, dan estetika,” jelas Setyo.