Press "Enter" to skip to content

Profil Koorspripim Polri KOMBES Pol Mardiaz K Dwihananto. SIK. MHum

Jakarta – Kapolri JENDERAL Prof. H. Tito Karnavian. MA. Ph.d merotasi sejumlah jabatan dari Perwira Menengah hingga Perwira Tinggi yang tertuang di dalam Surat Keputusan Nomor ST/663/III/2018, Kamis (8/3/2018)

Salah satunya Kapolres Jakarta Selatan KOMBES Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK. MHum. NRP 71120264, dipercayakan menjabat sebagai Koodinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri.

KOMBES Pol Mardiaz K Dwihananto. SiK. MHum mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang mendukungnya selama ini. “Terimakasih atas dukungan dan doa warga Jaksel dan warga Kota Medan”.

KOMBES Pol Mardiaz K Dwihananto. SIk.Mhum lulusan Akpol tahun 1993. Setelah tamat, pria kelahiran Yogyakarta 15 Desember 1971 tersebut dipercaya untuk menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Kapolsek Pagar Alam Polres Lahat, Kapolsekta IT-I Poltabes Palembang, Kasat Idik II Dit Narkoba Polda Bali, Wakapolres Bangli Polda Bali, Kasat 4 Dit Intelkam Poldasu, Kasat I Dit Narkoba Poldasu, Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Poldasu, Kapolres Nias, Kapolres Madina dan Wadir Ditreskrimsus Poldasu.

KOMBES Pol Mardiaz K Dwihananto. SIk . MHum pernah juga mengikuti pendidikan di SCIC ILEA Bangkok pada 2005, Post Blast Ilea Bangkok 2005, Clandestine Lab Narcotic Ilea Bangkok 2006, Coespu Vicenza Italy 2007, serta pendidikan di FBI National Academy pada 2010.

Sejumlah penghargaan yang pernah diberikan SL Dharma Cahti, SL Dwidya Sistha, SL Kesetiaan 8 Tahun, dan UN Medal.

KOMBES Pol Mardiaz juga pernah mengungkap sejumlah kasus menonjol di antaranya pengungkapan pabrik ekstasi di Ruko Krakatau Bisnis Centre pada 2010, saat ia menjabat Kasat 4/Kam Ditintel Poldasu. Bersama personil Polres Nias.

Beliau juga pernah mengungkap kasus pembunuhan sadis 3 orang, yang dikenal dengan kasus Tokek.

Setelah berpangkat AKBP dengan segudang prestasi, Mardiaz akhirnya dipercaya sebagai Kapolresta Medan, sesuai dengan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor: ST/1242/VI/2015, Tanggal 5 Juni 2015. Beberapa bulan kemudian, AKBP Mardiaz mendapat kenaikan pangkat jadi KOMBES.

Pada 23 September 2016, Polresta naik status menjadi Polrestabes. Hal itu mengingat Kota Medan yang cukup luas dan juga aksi kejahatan yang cukup tinggi. Dalam ST, Kapolri juga menunjuk KOMBES Pol Mardiaz K Dwihananto. Sik. Mhum sebagai Kapolrestabes Medan.

Selama menjabat sebagai Kapolrestabes, KOMBES Pol Mardiaz juga berhasil mengungkap kasus-kasus menonjol, diantaranya sejumlah kasus pembunuhan, pengungkapan peredaran puluhan Kg sabu dan lainnya.

Juga melaksanakan operasi Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di basis-basis narkoba, diantaranya eks Kampung Kubur (Kampung Sejahtera), Mangkubumi, Kampung Aur, Gang Jati, Starban Polonia dan sebagainya. KOMBES Pol Mardiaz juga aktif bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh agama dan Ormas/OKP.

Akhirnya Kapolri mengeluarkan ST, KOMBES Pol Mardiaz diberi kesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Polri 2017.

Jumat 15 September 2017, enam puluh satu peserta didik Sespimti Polri Dikreg 26 TA 2017, tiba di tanah air (Jakarta-red), usai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) ke Negeri Tirai Bambu Republik Rakyat Tiongkok, yang dimulai sejak 10 September 2017 lalu, dimana salah satu peserta didik Sespimti, KOMBES Pol Mardiaz.

Rabu 6 Desember 2017, KOMBES Pol Mardiaz resmi menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan yang baru. Selama menjabat sebagai Kapolres, KOMBES Pol Mardiaz juga berhasil mengungkap kasus-kasus yang menonjol.

Dengan karir yang gemilang, Kamis (8/3/2018), KOMBES Pol Mardiaz akhirnya dituunjuk Kapolri menjabat sebagai Koorspripim Polri. (adhy)