Press "Enter" to skip to content

Polres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease Melakukan Penindakan Terhadap Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas

Ambon – Polres Pulau Ambon dan Pulau -Pulau (PP) Lease secara selektif melakukan penindakan terhadap 7 pelanggaran lalu lintas (lalin) pada jam sibuk seperti pada sore hari yang arusnya cukup padat di Kota Ambon, Maluku.

“Kita dalam hal pengaturan ini, kita tidak luput dari penindakan-penindakan lalu lintas yang sifatnya selektif prioritas, di mana ada 7 pelanggaran selektif prioritas dapat kita melakukan penindakan,” kata Kasatlantas Polres Ambon dan PP Lease, Iptu Fiat Ari Suhada di Ambon, Rabu (21/11).

Tujuh pelanggaran lalin prioritas yang dapat ditindak secara selektif tersebut, lanjut Fiat, tentunya yang dapat dilihat secara visual. Misalnya, tidak menggunakan helm, melawan arus lalin, berboncengan lebih dari dua orang, dan tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt).

“Kendaraan yang tidak diperuntukkan untuk mengangkut orang tapi digunakan untuk angkut orang. Jadi kita melaksanakan penindakan langsung, tepat sasaran, sesuai dengan pelanggaran dan sanksi-sanksi yang sudah diatur dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sedangkan untuk melakukan pengaturan lalin pada jam sibuk khususnya pada sore hari, lanjut Fiat, Polres Kepulauan Ambon dan PP Lease dan Polda Maluku menerjunkan personel untuk mengurai kepadatan dan kemacetan.

“Pengaturan sore ini kita laksanakan dalam rangka untuk memperlancar kegiatan masyarakat selepas pulang kerja,”

Menurut Fiat, kegiatan ini merupakan salah satu perintah Kapolda Maluku yakni agar di setiap titik jalan harus ada personel kepolisian untuk mengatur lalin seperti yang berlangsung di Jalan Tulukabessy, Ambon, pada Rabu sore.

“Setiap titik-titik harus ada personel dari kepolisian sehingga bisa disaksikan pada sore hari ini, setiap 20 -50 meter sudah tergelar dari personel, antara lain gabungan dari Polres Pulau Ambon dan PP Lease dan Polda Maluku,” ujarnya.
Menurut Fiat, upaya ini mendapat respons positif dari masyarakat Kota Ambon khususnya para pengguna jalan karena dapat mengurangi kemacetan. “Sebelumnya kemacetan terjadi di wilayah arus jalan dari kantor PU sampai dengan Batu Merah sehingga pergelaran personil bisa mengurangi kepadatan atau stuck kendaraan arus pada jalan-jalan tersebut,”

“Ini juga dilakukan, saat ini kita sedang melaksanakan operasi Mantap Brata di mana seluruh Indonesia melaksanakan, sehingga bisa menjadikan Kota Ambon ini tertib, aman, dan lancar.( Sutarno )