Press "Enter" to skip to content

Kapolri Inspektur Upacara Pemakaman Jenazah Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, M. P. A.

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. memimpin Upacara Pemakaman Jenazah Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, M. P. A di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Jum’at (/2/2019) Pukul 14.00 WIB

Sebelum tiba di TMPN Kalibata, Jenazah sudah disholatkan dan disemayamkan di Auditorium PTIK. Mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Awaloedin Djamin, M. P.A meninggal dunia pada tanggal 31 Januari 2019 pukul 14.55 WIB, beliau meninggal dunia di usia 91 tahun.

Pemakaman mantan Kapolri Jenderal (Purn) Awaloedin Djamin dilakukan dengan prosesi Upacara Pemakaman Kebesaran Polri. Di tengah hujan, Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., memimpin upacara tersebut.

Dalam amanatnya Kapolri menyampaikan
Almarhum merupakan akademisi yang terus mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kepolisian. Kecintaan almarhum pada ilmu pengetahuan senantiasa ditunjukkan tanpa pernah mengenal lelah.

Almarhum sosok Bhayangkara yang senantiasa memegang teguh prinsip pengabdian dan perjuangan. Hingga akhir hayat, almarhum terus memberi darma bakti kepada institusi kepolisian, bangsa dan negara Indonesia,” ujar Kapolri.

“Jenderal Polisi (Purn) Prof. Awaloedin Djamin, M. P.A merupakan Kapolri periode 1978-1982. Selama mengabdi di Kepolisian, menerima sejumlah penghargaan sebagai tanda jasanya diantaranya Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara, dan Bintang Mahaputra Adipradana, Satya Lencana Perang Kemerdekaan (I dan II), SL Karya Bhakti, SL Yana Utama, SL Panca Warsa, SL Peringkat Perjuangan Kemerdekaan RI, SL Penegak Veteran Pejuang Kemerdekaan RI, Tanda Jasa Grosskeruz des Bunderver-dienstordens dari Pemerintah Republik Federasi Jerman serta The Philippine Legion of Honor dari Pemerintah Filipina,” jelas Kapolri.

Turut hadir pada pemakaman beliau yaitu Wakil Presiden RI ke 6 Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno,  Para Kapolri dan Wakapolri pada masanya,  Wakapolri beserta Pejabat Utama, serta Ketua Umum Bhyangkari beserta pengurus pusat Bhayangkari.( Sutarno )