Press "Enter" to skip to content

TNI-POLRI Siap Mengamankan dan Menjamin Keamanan Masyarakat untuk Datang ke TPS

Jakarta – Bertempat jl expo kemayoran jakarta, minggu 14 April 2019.
jumlah pengamanan.

Melibatkan baik itu Polri dan TNI jumlahnya 38 ribu personel, TNI terdiri dari 23 ribu personel, Polri kemudian 15000 personil,

Pengamanan kepada semua yang memiliki potensi kerawanan tidak hanya TPS saja tetapi tadi beliau menyampaikan objek-objek vital.

Selain objek-objek kita tentunya juga menyampaikan melaksanakan kegiatan pengaman di kantor  KPU  kantor Bawaslu.

Baik itu KPU Pusat, KPU Provinsi sampai dengan  Bawaslu di tingkat kabupaten dan Kotamadya, ini kita lakukan dan anggota kita di sana sudah beberapa bulan yang lalu.

Dan kita juga di backup oleh panglima, dan masyarakat tidak usah khawatir, Kemudian yang kedua terkait dengan berita-berita hoax.

Tentunya kita mempunyai yang namanya unit-unit syber Apakah itu kita dibantu oleh Mabes Polri, kemudian kita juga ada di Polda sendiri kita melakukan  kegiatan cyber Patroli,
Terhadap berita-berita hoax.

Tentunya kita akan melakukan tindakan-tindakan sesuai ketentuan dan aturan hukum yang berlaku pada tahapan tahapan yang pertama kita akan melakukan langkah-langkah persuasi.

kita Ingatkan tidak mau kita pindah secara hukum secara tegas tetapi salah berita hoax itu bisa mendapatkan sekali saja mengganggu keamanan stabilitas.

Kita akan melakukan tindakan tegas dengan penegakan hukum ini akan kita lakukan.

kita akan mengamankan siapa saja tidak kita beda-beda kan kita akan berikan pengamanan yang saya katakan kegiatan patroli bersama pada tempat-tempat yang kita nilai tentunya dari intelijen.

Dimana disitu akan terjadi potensi potensi kerawanan, patroli dialogis bersama-sama baik itu skala kecil maupun skala besar .

Kapolda metro jaya irjen Pol Gatot Edy di hadapan awak media mengatakan:

Kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri siap mengamankan kegiatan Pemilu serentak 2019 ini Mulai sekarang minggu tenang, pencoblosan penghitungan suara yang tentunya kami juga  Polri dan TNI mengimbau,

seluruh komponen masyarakat termasuk rekan-rekan media, Kemarin suhu politik itu panas Ayo kita bikinkan adem, kita semuanya  menjadi cooling system.

Kita inginkan jangan ada yang menjadi provokator provokator agitator atau kelompok-kelompok yang menyebabkan menjadi panas.

Sekarang sudah dingin sudah bagus kita pertahankan terus ini negara demokrasi kegiatan ritual 5 tahunan Jangan karena kegiatan ini ada orang-orang tertentu kelompok-kelompok tertentu.

Yang memprovokasi dapat terjadinya konflik sosial Maka terjadi perpecahan Ayo kita bersama-sama menjadi kulit sistem kita jaga Pemilu ini.

Harapan kita semuanya siapapun yang terpilih itu adalah kehendak Allah subhanahu wa ta’ala  Tuhan Yang Maha Esa Jangan sampai karena kita beda  memilih pemimpin.

Nanti terjadi perpecahan di antara kita,karena ada hasutan provokasi dan lain dan sebagainya ungkap, Gatot Edy ( sutarno )