Press "Enter" to skip to content

Kapolri Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Menteri Perindustrian


Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D hadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian Perindustrian dengan Kepolisian Negera Republik Indonesia tentang Bantuan Pengamanan Penegakan Hukum dan Pemanfaatan Sumber Daya di Bidang Industri di Ruang Garuda Kemenperin, Senin (20/5/2019)

Menperin RI, Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M. dalam sambutannya menyampaikan, dalam data World Bank Indonesia masuk 5 negara Industri yang menyumbang tertinggi.

Kapolri dalam sambutannya menyampaikan, Indonesia berpotensi menjadi Negara Super Power,  Pertama Populasi Indonesia sangat besar dan menyediakan angkatan kerja yang besar, Kedua Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa , Ketiga memiliki luas wilayah yang sangat besar. Sektor Industri merupakan, sektor primadona. Tetapi skill tenaga kerja kita harus ditingkatkan levelnya, agar menjadi kekuatan yang menakutkan untuk menjadi negara Super Power.

Dalam kerjasama dengan Kemenperin, Tugas Polri yaitu membangun keamanan untuk para Investor, para Masyarakat, dan Industri. Pengamanan kepada Masyarakat dengan investor, pengamanan objek vital, dan penegakkan hukum kepada gangguan-gangguan hukum.

Dalam kegiatan ini turut menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman diantaranya Mewakili Menteri LHK, Sekjen Kemterian LHK, Ir. Bambang Hendroyono, M.M., Mewakili Mendag, Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga Kemendag, Bapak Veri Anggirijono, Mewakili Mentan, Staf Ahli Mentan Bid. Bio Industri, Ir. Bambang, M.M., Mewakili Menkumham, Kabalitbang Kemenkumham, Dr. Asep Kurnia, S.H., M.Si., Mewakili Dirut Bulog, Dir Pengembangan Bisnis & Industri, Bapak Imam Subowo. Serta Kadivkum Polri, Irjen Pol Drs. Mas Guntur Laupe, S.H., beserta Pejabat Pendamping Mabes Polri. ( sri )