Press "Enter" to skip to content

Keutamaan 10 Hari Kedua di Bulan Ramadhan, Binrohtal Polresta Bandar Lampung


Kota Bandar Lampung – Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) rutin tiap hari Jumat setelah Apel pagi bagi yang beragama Islam. Program jumat Binrohtal sebagai wadah untuk membentuk karakter angggota Polri menjadi lebih humanis, sehingga citra Kepolisian di mata masyarakat dipandang  lebih baik, yang mana kegiatan ini diikuti oleh Waka Polresta Bandar Lampung AKBP Yudy Chandra E, S.I.K.,M.H., beberapa Pejabat Utama Polresta Balam dan seluruh personel serta ASN Polresta Bandar Lampung yang beragama Islam, bertempat di Masjid Taqwa Bhayangkara Polresta Bandar Lampung,(24/05/2019).

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco,S.I.K.,M.Si., dalam sambutannya mengatakan menjelang 10 hari terakhir di  bulan Ramadhan kita harus benar benar memanfaatkannya dengan lebih meningkatkan ibadah kita,  bukan malah bermalas malasan ataupun beralasan karena pekerjaan, justru tugas di Kepolisian seperti melayani masyarakat adalah termasuk ibadah dan ini jika dilakukan dengan ikhlas,  namun jika kita tidak ikhlas justru tidak akan bernilai ibadah malah akan menjadi penyakit sehingga kita harus benar benar tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas kita sebagai aparat Kepolisian untuk melindungi,  melayani, dan mengayomi masyarakat.

Pada kesempatan Binrohtal tersebut, Ustadz Drs Helmi.S.Ag, membahas tentang keutamaan dari 10 hari kedua di bulan Ramadhan, merupakan hari hari yang sulit dimana pada saat saat seperti ini Masjid dan Mushola mulai kehilangan sebagian besar jamaahnya. Para Jamaah sudah mulai memenuhi ke pasar  atau mal mal untuk berbelanja  mempersiapkan keperluan 1 Syawal, inilah fenomena yang sudah menjadi kebiasaan di Indonesia. Padahal kalau kita lihat keberkahan atau pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT  yang bisa melalui 10 hari pertama bulan Ramadhan,  dilanjutkan 10 hari kedua, pahalanya atau keutamaannya adalah dibukanya pintu pengampunan dari Allah SWT seluas-luasnya.

“Ini didasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang artinya seperti ini: “Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:” Awal bulan Ramadhan adalah Rahmah, pertengahannya Maghfirah dan akhirnya Itqun Minan Nar nantinya,” ucap Ustad Helmi. ( red )