Ada Apa Wakil Wali Kota Bekasi Masuk Istana Yatim

Ada Apa Wakil Wali Kota Bekasi Masuk Istana Yatim

Bekasi – Hari ini, 17 September 2020 merupakan hari bersejarah bagi civitas Yayasan Rindang Indonesia. Bagaimana tidak, di Milad-nya yang ke-10 tahun, Rindang mampu mempersembahkan karya monumental kepada masyarakat Kota Bekasi.

Sebuah bangunan megah tiga lantai yang berdiri di atas lahan wakaf seluas 490 M2 akan dijadikan sebagai sarana mencetak generasi yatim yang cerdas, kreatif, sehat dan manusiawi.

Gedung yang terletak di RT 01/011 Kelurahan Jatimakmur, Jatiasih Bekasi dilengkapi Kantor, Ruang Asrama, Ruang IT, Ruang Makan, Ruang belajar, Aula serbaguna (Tahfidz Qur’an, Istighosah, ruang sholat sementara).

Pada hari yang sama, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir meresmikan Istana Yatim bersama Kepala Dinas Kota Bekasi, Camat Pondok Gede, Lurah Jatimakmur, Aparat Polsek Pondok Gede, Koramil Pondok Gede, dan tamu undangan lainnya.

“Dan yang saya sayangi seluruh anak-anakku yang hari ini berbangga hati karena hari ini kita sudah masuk ke istana bersama-sama,” ucap Tri Adhianto saat memberikan sambutan.

Tri menambahkan, perjalanan 10 tahun yayasan Rindang telah mampu berkontribusi pada masyarakat sekitar. Ini merupakan wujud peran serta masyarakat dalam membangun kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.

Selanjutnya, Tri Adhianto menyoroti Visi Yayasan Rindang Indonesia yang dinilainya cukup sederhana.

“Luar biasa visinya cukup sederhana yaitu berbuat baik untuk masyarakat tetapi turunannya luar biasa lagi tahapannya jelas diawali dari pendidikan, pemberdayaan anak yatim dan pemberdayaan ekonomi. Dalam situasi pandemi Covid-19 ini itulah jawaban yang diharapkan warga masyarakat,” imbuhnya.

Terakhir, Wakil Wali Kota Bekasi ini menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Rindang Indonesia karena sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Bekasi yang ingin mewujudkan masyarakat yang berkarakter, cerdas, kreatif, dan sehat.

“Ini sinergi dengan dengan apa yang diharapkan pemerintah Kota Bekasi,” pungkasnya.

Saat yang sama, Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia Adhie Pamungkas mengungkapkan alasan pendirian Istana Yatim ini adalah

“Hari ini Kamis 17 September 2020, Allah memberi izin kepada kita semua di sini selamatan, syukuran Yayasan Rindang Indonesia satu dekade sekaligus peresmian gedung istana yatim,” ucapnya.

Adhie menambahkan, di 10 tahun perjalanan Yayasan Rindang Indonesia dibagi menjadi tiga tahapan. Pada tahapan pertama 2010 – 2015 fokus pada penyedian pendidikan S1 dan S2. Bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Lima tahun kedua, 2015-2020 fokus pada pemberdayaan kesehatan bagi anak-anak yatim. Pada tahapan ketiga 2020-2025 akan berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Insyaallah fokus utamanya pemberdayaan yatim dan dhuafa dan meningkatkan SDM mereka yang outputnya minimal S1 dan menjadi pengusaha,” tandas Adhie.

Pada akhir kunjungannya, Wakil Wali Kota berkesempatan menandatangani prasasti peresmian gedung Istana Yatim dan penanaman secara simbolis pohon Ketapang di lokasi.( Sutarno )

CATEGORIES
TAGS
Share This