Club Vici Motorcycle Tetap Optimis Dengan Tidak Diproduksinya Victory

Jakarta – Bagi komunitas pecinta motor, touring merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Touring bisa menjadi sarana penyegaran pikiran setelah sibuk dengan aktivitas harian selama sepekan. Bukan hanya itu, kegiatan ini juga sebagai sarana sosialisasi dan bertukar pikiran.

20170123_140428

Victory Indian Motorcycle Indonesia (Vici) melakukan touring sekaligus silaturahmi, Sabtu (21/01/17).

Puluhan motor bermerk Indian dan Victory melebur menjadi satu, touring yang dimulai dari Senayan City lalu menuju ke rumah Nanan Soekarna selaku owner Victory Motorcycle.

Nanan Soekarna menjelaskan, “dalam komunitas motor yang tergabung dalam Vici selalu menanamkan nilai kebangsaan, tourism dan ekonomi kreatif. Karena adanya komunitas motor otomatis ada yang membuka bengkel dan program keselamatan berlalu lintas, maka dari itu club motor kami selalu mengundang kepolisian agar terciptanya pelopor keselamatan berlalulintas. Korlantas dengan para club motor sedang merampungkan “indonesian safety riding handbook”, oleh karena itu saya selalu mengingatkan dalam membawa kendaraan haruslah menjaga kesehatan dan taat lalu lintas karena terjadinya kecelakaan berawal dari pelanggaran,” jelas Nanan yang juga mantan Wakapolri.

Dengan adanya kabar bahwa produksi motor Victory ditahun 2017 ini dihentikan, Haji Rio selaku ketua Vici membenarkan kabar tersebut, “polaris menghentikan produksinya karena mereka ingin berfokus kepada salah satu produknya yaitu Indian, karena polaris memiliki 2 produk yaitu Victory dan Indian yang sama, kemudian ia pilih Indian untuk fokusnya. Atas terjadinya penghentian itu kami kaget, namun kami tidak khawatir karena dari polaris sendiri sudah menjamin masalah spare part atau service untuk 10 tahun kedepan,” kata Rio.

Deni Mulyono selaku CEO Arya Motor Indonesia pemegang lisensi distributor Victroy dan Indian juga mengatakan hal yang sama, “ya betul, polaris sudah menghentikan produk Victory dan berfokus pada merk Indian, namun untuk pelayanan sendiri kami tidak ada perubahan alias tetap sama. Alasan polaris menghentikan produk Victory dikarenakan dari segi bisnis Indian lebih komersial secara historical,” ucap Deni.

Selain melaksanakan agenda touring Vici juga mendaulat Nanan Soekarna sebagai dewan pembina Vici, namun Nanan juga memberikan sejumlah catatan saat ia akan disematkan sebagai dewan pembina.

“Saya ingin Vici ini menjadi sebuah club motor dalam konteks kebersamaan, kekeluargaan dan persaudaraan. Karena hal itu berlandaskan dari hati nurani, saya juga menginginkan club ini bermanfaat bagi masyarakat dan negara, saya juga tidak mau dalam club ini ada pangkat atau jabatan. Kita semua sama,” harap Nanan saat ingin disematkan. (Elwan)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS