Operasi Yustisi Digelar, 34 Juta Masker Lebih Dibagikan di Seluruh Indonesia

Operasi Yustisi Digelar, 34 Juta Masker Lebih Dibagikan di Seluruh Indonesia

Jakarta – TNI-Polri bersama Satgas Covid-19 hingga KPU membagikan sebanyak 34 juta masker lebih ke seluruh wilayah Indonesia dalam rangka kampanye jaga jarak untuk menghindari kerumunan dalam rangka Operasi Yustisi dan Pilkada 2020 aman dan sehat. Pembagian makser itu berlangsung serentak pada hari ini.

“Total masker secara simbolik seluruh Indonesia ada 34 juta lebih buah masker akan dibagikan secara serentak hari ini dan besok,” kata Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Purnomo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020)

Gatot menyampaikan hal itu dalam acara pembagian masker secara serentak di Polda Metro Jaya serta Pilkada 2020 yang damai. 34 juta masker itu akan dibagikan oleh seluruh polda dan polres diseluruh Indonesia.

Dia menyampaikan jika acara di Polda Metro pada hari ini juga disaksikan secara virtual oleh jajaranya diseluruh wilayah di Indonesia. Hal ini untuk meningkatkan ketertiban penggunaan masker masyarakat.

“Kegiatan ini dihadiri seluruh Kapolda jajaran melalui video conference termasuk para pasangan calon, timses melalui video conference kita juga langsung streaming Youtube, IG agar masyarakat bisa lihat,” beber Gatot.

Selain itu, Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) itu mengatakan hari ini pihaknya juga melaunching kegiatan Operasi Yustisi. Operasi itu bertujuan untuk lebih mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan.

“Pendisiplinan harus tegas makanya hari ini kita launching Operasi Yustisi penegakkan masker. Disitu ada polisi, TNI, Satpol PP, kejaksaan, hakim itu akan dilakukan pagi, siang, malam untuk masyarakat dengan sanksi yang tegas,” kata Gatot.

Untuk diketahui, di Polda Metro Jaya sendiri Polri membagikan lima juta masker ke seluruh wilayah Metro Jaya hari ini. Wilayah Metro Jaya itu terdiri dari Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. ( sri )

CATEGORIES
TAGS
Share This