Polres Bangka Barat Bina Tahanan dengan Program Pelita.

Polres Bangka Barat Bina Tahanan dengan Program Pelita.

Bangka Barat, Bangka Belitung – Mapolres Bangka Barat punya inovasi baru dengan program Pembinaan Latih Iman Tahanan ( Pelita ).

Bertempat di Polres Bangka Barat Rabu 13 November 2019 Ipda Ani Hidayat di hadapan media BerantasNews.com mengatakan:

Program pelita sudah berjalan Dari bulan Oktober sampai sekarang.

Semenjak kapolres yang sekarang ini merupakan gagasan dari beliau, yang namanya pelita yang dari perpanjangan nya Pembinaa Latih Iman Tahanan.

Kapolres juga peduli dengan tahanan, karena tahanan juga bukanlah orang bilang seorang penjahat, tetapi mereka ingin berubah dan berbuat baik dengan adanya program Pelita ini. Mereka juga, setelah keluar dari sini juga mereka harus bersikap baik, apa yang telah kami mengajarkan dengan keadaan baik. Baik akhlaknya, baik jasmani nya dan mereka setiap malam Jumat, yasinan juga dilanjutkan dengan pengajian, ujarnya.

Abdul Majid salah satu tahanan Polres Bangka Barat juga memaparkan:
Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bangka Barat dengan ini kami diberikan kesempatan untuk beribadah sesuai dengan ajaran agama Islam. Dan kami ditahanan diperlakukan dengan baik, di sini setelah beribadah kami di ajak Kapolres Bangka Barat untuk membaca yasin, mengaji Al -qur’an setiap malam Jumat.

Selesai baca Yasin dan baca Al-qur”an Kami diberi tausiah tentang pemahaman ibadah mengaji dan baca Al-qur’an secara benar oleh ustadz yang didatangkan untuk memberikan pencerahan kepada kami, ungkap Abdul Majid.

Wakapolres Bangka barat Kompol Joko Triono dihadapan awak media Mengatakan: dengan bergantinya bapak Kapolres yang baru beliau mempunyai program yang diberi nama Pelita.

Yaitu Pembinaan Latih Iman Tahanan, Kapolres mempunyai program tersebut dengan maksud agar para tahanan di Polres Bangka Barat dalam menjalankan hukuman nya di ruang tahanan Polres Bangka Barat bisa doa dan bisa merubah perilaku yang sudah dilakukan yang sudah melanggar hukum, agar keluar dari tahanan nanti bisa berubah menjadi masyarakat yang taat beragama.

Kegiatan pelita ini dilaksanakan khusus yang beragama muslim tiap hari sebanyak 5 kali, yaitu sholat subuh berjamaah, sholat Zuhur berjamaah, sholat Ashar berjamaah, sholat Maghrib berjamaah dan sholat Isya berjamaah.

Imam oleh anggota dari yang tugas jaga tahanan yang kemudian selain itu pada malam Jumat sebelum maghrib diadakan pembinaan rohani mental oleh Ustadz yang ditunjuk dari Polres Bangka barat untuk memberikan wejangan dan memberikan tausiyah pada tanahanan tersebut agar bisa memahami bahwa khitanan bukan melakukan hal-hal yang tidak terpuji tapi untuk berdoa dan merubah perilaku, ujar Wakapolres.( Sutarno)

CATEGORIES
TAGS
Share This