Warga Desa Kakap Keluhkan Kelangkaan Elpiji dan harganya di luar ketentuan    

Kubu Raya – Syarif Yusup Warga Desa Kakap Kecamatan Kakap Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram terjadi di sejumlah wilayah di Desa Kakap Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya. Kelangkaan gas Epiji tiga kilogram atau gas melon ini sudah mulai terasa sejak beberapa waktu lalu.

Warga sudah mencari dari satu pangkalan  ke pangkalan lain dan dari pengecer satu ke pengecer lain, tetap saja dia tidak mendapatkan gas elpiji adapun harga berkisar Rp.18.000 s/d.23.000/Tabung seperti yang dikatakan Nani warga Rt.04/09 Desa Kakap yang baru saja membeli dua tabung gas Elpiji 3 Kg seharga Rp.36.000 pengkalan agen Gas Elpiji dan Warga Desa pal 9 yang tidak mau dipublikasikan namanya mengaku membeli satu tabung Gas Elpiji seharga Rp.23.000 di tingkat pengecer

Sementara Syarif Yusuf mengaku banyak keluhan2 kami di sui kakap sudah banyak barang kosong, padahal satu minggu Gas Elpiji masuK di pengkalan agen dua kali,satu pangkalan itu, dan harga Jualnya pun mencapai Sebesar Rp.17.000/ pertabung. Seperti yang dikatakan Syarif Yusup.

Di tempat yang sama wakil Ketua DPD Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kalbar Edi Ruslan mengatakan,
Menurut hasil investigasi di lapangan wakil ketua DPD ( lAKI) Kalbar tabung gas Elpiji 3 Kg yang ada di kakap, untuk gas Elpiji sebenarnya ini tidak ada kekurangan kalau hanya untuk kebutuhan warga Sungai Kakap, karna menurutnya di Desa Sungai kakap udah ada 6 pangkalan, namun kuat dugaan ada agen agen yang nakal yang mendistribusikannya tabung Gas Elpiji 3 Kg ke daerah luar seperti kecamatan kubu, kecamatan teluk pakedai, sehingga membuat kelangkaan dan harga jual Tabung Gas Elpiji mejadi tinggi di Desa Kakap. Jadi pertanyaan ada apa ini, Kata Edi Ruslan.Kepada awak media Senin.(01.10.2018).

,”masih kata Edi Ruslan hasil investigasi di Desa sepok Laut harga melambung tinggi, mencapai 20.000/tabung, ini bantuan buat masyarakat atau pengusaha,Tegasnya.

Yang dihawatirkan ada penyalahgunaan
tanda tangan masyarakat oleh agen agen yang ada di Desa Kakap mengatas namakan untuk kepetingan warga Desa sungai kakap, sementara penyedian tabung Gas Elpiji dirasakan warga Desa kakap sering kekurangan dan ini pihak terkait seperti kepala Desa Pihak Kepolisian Sektor Kecamatan Sungai Kakap harus mengawasi karna ada dugaan penyelewang, pintanya.

,’Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPC.Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) ia mengatakan
selaku wakil Ketua DPC. PWRI, KKR Rudi Halik memaparkan jika ada terjadi pelanggaran Agen agen yang nakal di Desa kakap dan sengaja mendistribusikan tabung Gas Elpiji 3 Kg ke daerah luara agen-agen yang ada di Desa Kakap, tidak boleh dibiarkan, sebenarnya ini kapasitas Kepala Desa sui kakap, untuk melakukan monitor apakah benar agen agen yang ada di Desa Sungain Kakap menyalurkan Tabung Gas Elpiji untuk kebutuhan warganya atau ada penyelewengan. Pungkasnya.(TIM.Ismail)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS